Jalur Pamarican–Langkaplancar Bisa Dilintasi Kembali Usai Tertutup Longsor

CIAMIS, CiamisRaya.iNews.id – Usai diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis dilanda bencana alam, mulai dari tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga tanah ambles yang menutup akses jalan.
Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican. Tiga titik longsor di jalur utama Angsana–Gunung Kelir—yang menghubungkan Pamarican (Ciamis) dengan Langkaplancar (Pangandaran)—sempat menutup total akses kendaraan.
Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa alat berat telah dikerahkan untuk mengevakuasi material longsor di tiga lokasi utama:
1. Blok Pasir Caruy, Dusun Angsana
2. Blok Benda (Bonja), Dusun Sukamantri
3. Blok Ciuyah (Bonja), Dusun Sukamantri
“Alhamdulillah, evakuasi di titik terakhir, Blok Ciuyah, rampung Jumat pagi pukul 07.00 WIB. Jalur sudah bisa dilalui, meski masih dalam tahap pembersihan lumpur oleh petugas damkar,” ujar Ani, Jumat (4/4/2025).
Meski jalan sudah dibuka, masyarakat diminta tetap berhati-hati saat melintasi lokasi, terutama ketika hujan. “Kondisi tanah masih labil, potensi longsor susulan tetap ada,” tambahnya.
Editor : Asep Juhariyono