Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Ada TPA Baru setelah 2030, DPRD Kota Banjar Minta Pengelolaan Sampah Harus Maksimal
Advertisement . Scroll to see content

Wamendagri Minta Gubernur Jabar Turun Tangan Fasilitasi Penanganan Sampah Bendungan Leuwikeris

Rabu, 19 Maret 2025 | 21:10 WIB
  • author Andri M Dani
Wamendagri Minta Gubernur Jabar Turun Tangan Fasilitasi Penanganan Sampah Bendungan Leuwikeris
Wamendagri Dr H Bima Arya Sugiarto, usai memberi pengarahan kepada para kepala SKPD/OPD serta unsur Forkopimda di Aula Setda Ciamis langsung meninjau kondisi terakhir Bendungan Leuwikeris. Foto: istimewa

Wamendagri Bima Arya meminta Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) turun tangan memfasilitasi penangan sampah yang mengancam Bendungan Leuwikeŕis tersebut.

Penangan sampah yang mengancam eksistensi Bendungan Leuwikeris tersebut harus dilakukan secara masiv, berkelanjutan sejak dari hulu. Yang melibatkan lintas sektoral dan lintas daerah serta lintas kewenangan tersebut. Tidak hanya menjadi tanggungjawab BBWS saja.

"Perlu ada penanganan bertahap sejak dari hulu, sehingga sampah tidak langsung di bendungan," ingat Wamendagri Bima Arya.

Dengan dorongan dan fasilitasi dari Gubernur Jabar, Pemkab Ciamis beserta Pemkab Tasikmalaya dan BBWS Citanduy bisa berkolaborasi melakukan langkah-langkah strategis untuk penanggulanan sampah yang kian mengancam Bendungan Leuwikeris. Langkah tersebut tentunya  diawali dengan mitigasi.

Selain masalah sampah yang mengancam, Wamendagri Bima Arya juga mengingatkan untuk dilakukan upaya-upaya pemanfaatan air Bendungan Leuwikeris untuk peningkatan produktivitas pertanian secara maksimal.

"Saya minta Pak Herry (maksudnya, Ir H Herry Dermawan, anggota Komisi IV DPR RI untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR, Kementrian Pertanian dan Kementrian Pangan," imbuh Wamendagri.

Koordinasi dengan kementrian berwewenang tersebut katanya untuk memastikan perencanaan pembangunan saluran irigasi (primer, sekunder dan tersier) guna peningkatan produktivitas pertanian menuju target swasembada pangan.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut