get app
inews
Aa Read Next : Prakiraan Cuaca Hari Ini untuk Wilayah Ciamis dan Sekitarnya, Minggu 21 Juli 2024

Sapi Berbobot Setengah Ton Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bojong Ciamis, Begini Kronologinya

Jum'at, 21 Juni 2024 | 07:39 WIB
header img
Sapi berbobot setengah ton masuk jurang sedalam 20 meter di Bojong Ciamis. Foto: Dok BPBD Ciamis

CIAMIS, iNewsCiamisRaya.id - Sapi jantan seberat setengah ton terperosok masuk jurang sedalam 20 meter di Komplek Pesantren Al Fattah Dusun Cimengger, Desa Bojongmengger, Cijeungjing, Ciamis, Kamis (20/6/2024) jam 13.30 WIB siang.

Warga dan santri kesulitan mengevakuasi sapi tersebut secara manual karena medan jurangnya cukup curam. Sehingga dibutuhkan peralatan dan pihak yang ahli untuk melakukan evakuasi dari dasar jurang.

Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke BPBD Ciamis. Pihak BPBD menerjunkan 8 orang petugas Tim Reaksi Cepat Pusdalopsnya ke lokasi untuk melakukan animal rescue.

“Tadi sekitar jam 16.00 WIB sore sapi berhasil dievakuasi dari jurang sedalam 20 meter tersebut dalam keadaan hidup. Kondisinya lemas sekarang sudah ada dikandang untuk pemulihan. Sapinya sudah mulai  bisa berdiri,” ujar Apeh salah seorang warga kepada iNewsCiamisRaya.id, Kamis (20/6/2024).

Apeh menyebutkan, ada sekitar 50 orang yang terlibat saat mengevakuasi sapi yang terperosok masuk jurang tersebut. Tidak hanya tim rescue dari BPBD Ciamis tetapi juga warga, santri, Babinsa, petugas kepolisian,  relawan RAPI, aparat desa dan pihak lainnya.

Menurut Erik Risnandar, rescuer senior dari BPBD Ciamis yang terlibat bersama 7 orang rekannya dalam evakuasi sapi yang terperosok masuk jurang tersebut, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan vertical rescue. Ada dua lintasan peralatan vertical rescue yang digunakan.

“Proses evakuasi berlangsung sekitar setengah jam. Dan sapi berhasil dievakuasi, diangkat dari jurang dengan selamat,” ujar Erik Risnandar kepada iNewsCiamisRaya.id.

Kondisi sapi dalam keadaan lemas serta ada sedikit luka–luka akibat terperosok jatuh ke dalam jurang yang dipenuhi belukar, pohon dan mungkin juga batu. Tidak ada bagian tulang yang patah.

“Sekarang sapinya sudah kembali ke kandang. Sudah kembali bisa berdiri dan dalam kondisi pemulihan,” katanya.

Sapi seberat 500 kg atau setengah ton tersebut merupakan sapi lokal berjenis kelamin jantan. Dan jarang keluar kandang.

Editor : Asep Juhariyono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut