Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dr. Nana Suryana Mundur sebagai Kuasa Hukum 26 Mantan Pegawai Salah Satu Bank BUMN Cabang Banjar
Advertisement . Scroll to see content

Seorang Caleg DPR RI Jadi Otak Dibalik Pembunuhan Indriana yang Tewas Mengenaskan di Kota Banjar

Jum'at, 01 Maret 2024 | 19:32 WIB
  • author Budiana Martin
Seorang Caleg DPR RI Jadi Otak Dibalik Pembunuhan Indriana yang Tewas Mengenaskan di Kota Banjar
Seorang Caleg DPR RI jadi otak dibalik pembunuhan Indriana yang tewas mengenaskan di Kota Banjar. Foto: iNewsCiamisRaya.id/Budiana Martin

BANJAR, iNewsCiamisRaya.id - Kasus pembunuhan Indriana Dewi Eka (25) warga Cipinang Pulo, Jakarta Timur yang jasadnya ditemukan di Kota Banjar terungkap.

Dalam kasus yang telah menggegerkan warga Banjar, polisi telah mengamankan tiga orang tersangka berinisial DP, DA, dan MR.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka berinisial DP merupakan seorang calon legislatif (Caleg) DPR RI yang gagal saat kontestasi pemilihan umum 2024 kemarin.

Motif dan Peran Tiga Pelaku Pembunuhan Indriana Dewi Eka

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, mengatakan motif dari kasus pembunuhan ini adalah hubungan asmara atau cemburu.

"Motifnya sementara ini karena cemburu," katanya, Jumat (1/3/2024).

Polisi juga mengungkap peran pelaku dari kasus penemuan mayat yang jasadnya ditemukan mengenaskan di Kota Banjar.

"Perempuan ini (tersangka berinisial DP), meminta para pelaku untuk melakukan pembunuhan terhadap korban," kata dia.

"Jadi DA dan DP ini sepasang kekasih, tapi korban juga cinta dari pada DA," kata Surawan menambahkan.

Surawan, tidak menampik kemungkinan adanya cinta segitiga antara korban dengan DP dan DA. Meskipun demikian, motif ini masih akan terus didalami oleh pihak kepolisian.

"Ya kira-kira mungkin seperti itulah (cinta segitiga). Jadi karena cemburu," sambungnya.

Sedangkan, untuk satu pelaku lainnya MR merupakan rekan dari pelaku DA dan bertindak sebagai eksekutor dalam pembunuhan tersebut. MR membunuh dengan cara menjerat leher korban dengan ikat pinggang di dalam mobil.

"Semua ini secara terencana kemudian mencari tempat yang aman untuk melakukan pembunuhan terhadap korban," ungkap Surawan.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut