Pameran Seragam Tentara di Bazar Unigal, dari Seragam KNIL 1941 sampai Pasukan Perdamaian Lebanon

Dari puluhan koleksi seragam tentara miliknya tersebut, bagi Yoga tidak hanya sekedar benda mati. Tapi lengkap dengan sejarahnya satu persatu. Bahkan dilengkapi pula foto-foto di dalam saku setiap seragam koleksinya.
"Ini salah satu cara saya mengedukasi memperkenalkan secara langsung sejarah TNI kepada masyarakat umum, generasi muda, mahasiswa, pelajar generasi penerus bangsa. Sekaligus berharap dapat menggugah semangat patriotisme, kecintaan kepada bangsa dan negara," harapnya.
Dari puluhan koleksi seragam dari tentara dari masa ke masa tersebut menurut Yoga, tidak seluruhnya asli. Tetapi juga ada yang berupa replika (duplikat).
Seperti seragam KNIL tahun 1941 yang terbuat dari kain drill. Seragam TKR tahun 1947 (cikal bakal TNI), seragam Jenderal Gatot Soebroto, zaman APRIS tahun 1950, berikut duplikat seragam Letjen Soeharto saat menjabat sebagai Pangkostrad.
"Banyak juga yang lainnya. Seragam bataliyon, kopasus dan lainnya.
Termasuk, seragam yang dipakai wartawan saat latihan sebelum meliput operasi militer di Aceh tahun 1993 (zaman GAM). Sampai seragam babinsa di Kalimantan yang sempat viral karena membantu mobil mogok. Semua seragam ini ada ceritanya, ada sejarahnya," jelas Yoga yang menjaga stand koleksiknya sembari memakai duplikat seragam KNIL tahun 1941 lengkap.
"Banyak juga yang lainnya. Seragam bataliyon, kopasus dan lainnya. Termasuk juga ada seragam loreng yang dipakai wartawan saat latihan sebelum meliput OPM di Aceh tahun 1993. Sampai seragam babinsa di Kalimantan yang sempat viral, karena membantu mobil mogok. Semua seragam ini ada ceritanya, ada sejarahnya," jelas Yoga yang menjaga stand koleksiknya sembari memakai duplikat seragam KNIL tahun 1941 lengkap dengan tas kulitnya.
Menurut Muhammad Amin SH MH, dari seksi acara Dies Natalis ke 27 Unigal, kegiatan bazar ini akan berlangsung selama seminggu mulai Sabtu (19/4/2025) sampai Jumat (25/4/2025).
Esok harinya, Sabtu (26/4/2025) langsung dilanjut dengan acara puncak Jalan Sehat Unigal "Bersatu dalam keberagaman menuju Unigal unggul berdaya saing global".
Berbagai kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke 27 Unigal ini katanya sudah berlangsung sejak tanggal 8 April 2025 lalu.
Editor : Asep Juhariyono