Peserta Antusias Ikut Pesantren Lansia di Masjid Agung Ciamis, Ada yang Mau jadi Santri Seumur Hidup
Bila animo masyarakat untuk ikut terus meningkat, menurut H Wawan bukan tak mungkin pada bulan Ramadan tahun depan kegiatan Pesantren Lansia nya diperluas jadi dua tahapan (2 shift).
Dari materi ceramah yang diikuti para peserta Pesantren Lansia di hari pertama kegiatan, Sabtu (15/3/2025) materi tentang mencita-citakan husnul khotimah diakhir kehidupan dunia yang disampaikan Dr Hj Chusna Arifah SPd MPd I, dosen UID Darussalam.
Mempersiapkan lansia menghadapi kematian yang indah dengan menjadikan setiap perbuatan menilai ibadah.
Seperti yang diungkapkan H Abdul Majid (63) salah seorang peserta Pesantren Lansia merindukan suasana yang bahagia dengan menimba ilmu agama saat menjalani masa pensiun yang lebih bermakna.
"Dan lebih mendekatkan diri kepada Ilahi mencapai jalan yang husnul khotimah," ujar H Abdul Majid, pensiunan guru tersebut kepada CiamisRaya.iNews.id.
Menurut Majid, puasa Ramadan 1446 H ini merupakan Ramadan ia ikut pesantren lansia. "Selama masih ada kegiatan ini (Pesantren Lansia), saya akan tetap ikut. Seumur hidup akan ikut, insyaallah," tekadnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh H Use Fasya. Selain menimba ilmu agama, mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan lebih bermakna, mengikuti kegiatan Pesantren Lansia tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sesama peserta terlebih sesama pensiunan.
Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, H Wawan S Arifin mengakui dari 257 orang peserta Pesantren Lansia tersebut sebagian besar memang para pensiunan PNS termasuk pensiunan pejabat.
"Tapi ada juga masyatakat umum," pungkas H Wawan S Arifin yang juga pensiunan PNS tersebut.
Editor : Asep Juhariyono
Artikel Terkait