Acara "Tarhib Ramadan" tersebut diawali dengan pembacaan Al Quran, doa bersama, penampilan seni religi, wakaf 3.000 eksemplar Al Quran, tablig akbar yang menghadirkan sejumlah kiayi, termasuk KH Miftah Fauzi.
Usai tablih akbar, santri pawai taaruf keliling Ciamis Kota yang didahului dengan rampag bedug. Pawai taaruf, finishnya kembali kembali ke ALun-Alun untuk makan bersama. Munggahan. Setelah itu bubar serta menunaikan salat zuhur di Masjid Agung Ciamis.
Kemudian para santri kembali ke pondok pesantren masing-masing.
Terkecuali mungkin santri dari Ponpes Miftahul Huda 2 Bayasari Jatinegara. Menjelang sore mereka masih bermain-main di sekitar alun-alun dan kawasan Ciamis.
"Kami dari Ponpes Miftahul Hudaya 2 Bayasari ada 560 orang santri yang dikerahkan untuk kegiatan Tarhib Ramadan ini. Meski panitia membatasi hanya 500 santri per pesantren," tutur KH Agus Malik Nawawi, Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Jatinegara Ciamis.
Menariknya hampir semuanya dari 560 santri Ponpes Miftahul Huda II Bayasari yang pada acara Tarhib Ramadan di Alun Alun Ciamis Selasa siang tersebut adalah santri yang berasal dari luar Ciamis, ada juga dari Sumatera, Kalimantan, dan lainnya yang jarang atau bahkan belum pernah menginjak Alun-Alun Ciamis.
"Makanya hari ini kami beri kesempatan mereka untuk menikmati suasana alun-alun dan kawasan Ciamis Kota," imbuhnya.
Para santri tersebut tentu tak lupa berfoto selfi suasana Alun-Alun Ciamis yang baru selesai direnovasi menjadi alun-alun terluas di Jabar. Dan tentunya tak lupa mengirim foto-foto selfi tersebut kepada orang tua, sanak saudara, keluarga maupun teman-temannya di kampung halaman masing-masing.
Editor : Asep Juhariyono
Artikel Terkait