Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemenuhan Hak Puluhan Mantan Pegawai Bank BUMN di Kota Banjar Sudah Ditunaikan
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Warga Kota Banjar Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian hingga Miliaran Rupiah

Rabu, 16 Oktober 2024 | 18:15 WIB
  • author Budiana Martin
Puluhan Warga Kota Banjar Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian hingga Miliaran Rupiah
Puluhan warga kota banjar jadi korban arisan bodong, kerugian hingga miliaran rupiah. Foto: iNewsCiamisRaya.id/Budiana Martin

BANJAR, iNewsCiamisRaya.id - Puluhan warga Kota Banjar, Jawa Barat diduga jadi korban arisan dan investasi bodong. Total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Salah satu korban arisan dan investasi bodong di Kota Banjar adalah Ita Irawati, mengaku sudah tujuh bulan lebih mengikuti arisan uang dan barang kepada seorang perempuan berinisial KN.

"Kalau saya sudah tujuh bulan ikuti arisan ini. Saya ikuti arisan dengan pembayaran Rp500 ribu per-20 hari," katanya, Rabu (16/10/2024).

Akan tetapi, arisan yang diikutinya ini menjadi mencurigakan setelah orang bersangkutan susah dihubungi. Ita pun sempat mendatangi rumah KN, tetapi tidak ada, bahkan rumahnya sudah kosong ditinggalkan.

"Saya sudah datengin ke rumahnya karena dihubungi tidak bisa, tapi disana sudah kosong rumahnya," ujarnya

Korban lainnya Aldi Kristian menambahkan bahwa ia awalnya hanya ikut menabung, setelah itu terduga pelaku mengadakan arisan.

"Sebetulnya yang ikut arisan itu orang tua, saya cuma nabung saja. Tapi saat orang tua saya menang yang bersangkutan sulit dihubungi," katanya.

Korban Arisan dan Investasi Bodong di Kota Banjar Lapor Polisi

Aldi mengatakan dalam menyikapi hal ini, dirinya bersama korban lain melapor kejadian ini ke pihak kepolisian.

"Kami sudah melapor, mengenai kerugian semuanya sekitar miliaran karena satu korban terbilang dirugikan dengan nilai yang cukup lumayan, rata-rata puluhan juta," ujarnya.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut