Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dr. Nana Suryana Mundur sebagai Kuasa Hukum 26 Mantan Pegawai Salah Satu Bank BUMN Cabang Banjar
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Penghubung Perbatasan Provinsi Jabar-Jateng Terancam Terputus Dampak Abrasi

Kamis, 11 Januari 2024 | 19:51 WIB
  • author Budiana Martin
Jembatan Penghubung Perbatasan Provinsi Jabar-Jateng Terancam Terputus Dampak Abrasi
Jembatan perbatasan Provinsi Jabar-Jateng terancam terputus dampak abrasi. Foto: iNewsCiamisRaya.id/Budiana Martin

BANJAR, iNewsCiamisRaya.id - Jembatan penghubung Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah terancam terputus akibat abrasi.

Dari pantauan iNewsCiamisRaya.id, jembatan yang berada di wilayah Cijolang Kabupaten Cilacap dan Kota Banjar itu mengalami abrasi di salah satu tiang pondasi tanahnya.

Kejadian yang mengancam putusnya jembatan penghubung Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah itu terjadi pada Rabu, (10/1) malam kemarin.

"Abrasi di sekitar pondasi jembatan Cijolang ini diketahui kemarin malam pukul 22.00 WIB," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Kusnadi, Kamis (11/1/2024).

Kusnadi mengatakan akibat abrasi ini tiga tiang kabel optik roboh sampai ke bibir Sungai Citanduy.

"Ya supaya bisa meminimalisir potensi bencana yang lebih besar akibat abrasi ini harus segera ditangani," kata dia.

Jika ditangani secepatnya Kusnadi mengkhawatirkan hujan dan getaran kendaraan roda dua maupun empat bisa melebar.

"Kalo dibiarkan ini posisinya bisa amblas," ucapnya.

Ditambahkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Bayu Prahara mengatakan amblasnya ini masuk ke wilayah Cilacap dan akan segera ditangani.

Adapun penanganan pertama yang akan dilakukan yaitu berkoordinasi dengan pengelola Jalan Nasional dan Pemerintah Kota Banjar.

"Waktu dekat kita akan segera menanganinya agar tidak lebih parah longsornya," ucapnya.

Kondisi ini dikatakan Bayu memang harus segera ditangani karena berada persis di akses perbatasan antara Cilacap dan Kota Banjar.

"Jika tidak ditangani karena ini akses antar kota dan provinsi maka akan mengganggu aktivitas masyarakat yang ada di sekitaran sini dan mereka yang berlintas ke jalur ini," kata Bayu.

Editor: Asep Juhariyono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut